BERTINDAK sekarang atau MERANA kemudian

Sungguh sangat menakutkan bila semua angan dan cita-cita yang kita rajut dengan indah kandas ,lenyap tiada bekas laksana embun yang diterpa mentari pagi. Sungguh mengerikan membayangkan diri kita duduk terpaku setiap hari untuk sekedar menghibur diri dengan menonton program-program di televisi usang yang warnanya memudar. Sungguh tidak ada yang mau seperti itu. Tetapi sesungguhnya apa yang sudah kita kerjakan untuk mengantisipasi agar bayangan seperti tersebut diatas tidak menjadi kenyataan? Minimal sikap mental apa yang terbersit dalam pikiran kita untuk menghidari kondisi yang menakutkan di masa depan kita..? Alami bukan…bila ada lobang dihadapan, kita melangkah kekiri atau kekanan untuk menghindarinya? Bagaimana kalau kita tidak mengambil langkah untuk belok kiri atau kanan? pasti”CELAKA” Nah ternyata untuk menghindari “celaka” kuncinya adalah LANGKAH, kiri,kanan atau tetap lurus. Langkah, ternyata sebuah kata yang mengandung kedalaman makna yang tiada terkira. Seribu langkah akankah terjadi kalau tidak ada langkah pertama?? bisakah kita berada di puncak tangga bila tidak memulai dari melangkah ke tangga pertama? Dalam kehidupan inipun apa yang akan terjadi tergantung LANGKAH KITA SAAT INI. Apapun yang kita cita-citakan, kebahagiaan hidup seperti apa yang kita inginkan, mari mulai menggapainya dengan LANGKAH PERTAMA (ACTION). Ketika saya berangan-angan mau bekerja dengan jari(telunjuk), kemudian saya ceritakan keinginan itu keteman atau murid saya di sekolah, saya sendiri masih bingung seperti apa merealisasikannya. Tetapi setelah saya menjadi pimpinan dikantor, baru saya mengerti bahwa jabatan saya memberikan legalisasi jari telunjuk saya untuk memberi perintah dan instruksi. Namun setelah banyak keinginan dikabulkan Tuhan, keinginan yang lebih sulit di cerna akal bermunculan. Seperti saya ingin bekerja dikamar, ya benar dikamar. Bekerja yang tidak tergantung waktu, tidak perlu stress menghadapi macet dijalan, kehujanan, terjebak banjir atau dipelototi atasan karena terlambat tiba di kantor. Bisa-Mungkin, mungkin-bisa. Mungkin itu artinya bisa. Saya bisa berbisnis dan mengendalikan bisnis saya melalui internet berarti bisa dikamar dan dengan waktu kapan saja. Nah tuh, dah ketemu jawabnya. Sekarang, saatnya LANGKAH pertama…..

Iklan

Tentang masojrat

Yang kuingin adalah membawa pencerahan tuk bangsaku Indonesia, namun langkah ini tak lagi gagah. Meski hanya seucap kata semoga bisa membuat hati Anda terbuka.
Pos ini dipublikasikan di Internet Online, Kabar Baik, Pembelajaran, PENDIDIKAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s