Remaja Ngerend??

Posted: Mei 24, 2011 in Pembelajaran, PENDIDIKAN

Pernahkan Agan/aganwati nonton acara pentas musik seperti dahsyat, inbox, hip hura-hura, atau sejenisnya? Yang biasanya diadakan ditempat terbuka seperti lapangan parkir di sebuah mall atau pusat perbelanjaan dan ditayangkan ditelevisi secara “live”. Tentu pernah, ya minimal nonton sekilas acara tersebut di TV. Tapi pernahkan agan memperhatikan para penontonya yang sebagian besar remaja tanggung (ABG). Kalau belum pernah mungkin ada baiknya sekali waktu coba perhatikan mereka, mulai dari perilakunya aktivitas setelah bubar acaranya daan bagaimana pulangnya mereka kerumah masing-masing.
Entah saya sudah termasuk makhluk kedaluwarsa atau kuno atau ketinggalan jaman atau kuper dan istilah sejenisnya. tapi saya merasa NGERI dengan trend seperti ini dengan MASA DEPAN anak-anak muda (red:saya memang sudah tuwir kok gan). Sekedar cerita ya kenapa saya merasa terganggu ingatan dan pikiran melihat fenomena ini:

  1. kadang acara tersebut diadakan bukan pada hari libur. Anak-anak abg ini apakah tidak pada sekolah ya?? kok pagi-pagi sempet pada nonton dan berjingkrak-jingkrak di depan panggung. Kalau anak ini membolos, siapa yang pantas bertanggung jawab? Guru disekolah, atau panitia/Event Organizernya. Terus bagaimana kehidupan pembelajaran anak tersebut
  2. Sihir sang artis, yang telah menghipnotis penonton muda lupa diri. Perhatikan deh, tampang saya perhatikan anak-anak ini jauuuuuh dari kategori cantik atau tampan. Jingkrak-jingkrak bagai selebritisnya. rambut terburai acak-acakan, kaos ketat nempel dikulit.Aduh gan,bukan jadi seneng tapi malah seneb (perut kembung gak jelas). Apa mereka mimpi jadi artis ya?
  3. Suatu ketika pas hujan. Coba agan bayangin anak perempuan memakai kaos tipis warna putih terus kehujanan. Masih berjoget-joget gak jelas irama dibawah guyuran air hujan. Puyeng gak lihat tampilan seperti ini? Apa gak bikin remaja disekitarnya pada nafsu?. Aduuh ampiuun.
  4.  Anehnya, setelah selesai mereka yang tadi jingkrak-jingkrak pulang pada jalan kaki. Waduh…? saya pikir pada naik mobil atau minimal motor. Menurut saya aneh… kok jalan kaki. bahkan saya pernah temuin sekelompok remaja tanggung berpakaian kaos hitam kumal berjalan sampai lebih dari 7 km menuju rumahnya. Apa yang ada dipiran anak ini ya? Entah sengaja atau tidak punya uang.

Tolong gan, yang ngerti tentang budaya, sosial, ataupun psikologi masyarakat, cerita dong.Fenomena apa yang sedang terjadi di masyarakat ini. Kenapa hal-hal seperti ini, maksudnya nonton inbox, konser, nonton bola lebih penting dari pada membantu orangtua mereka atau mengerjakan sesuatu yang bermanfaat buat masa depan mereka. Ayo gan cerita ya…!!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s