JUTAWAN kok….. Susah…….?

Posted: September 4, 2009 in PENDIDIKAN

Suatu ketika Oemar Bakri pulang kantor sehabis menerima gaji bulanan, berbinar mata dan riang hatinya menyusuri jalan menuju gang dirumah kontrakkanya. Dalam hati kecilnya berkata, tercapai juga aku menjadi orang kantoran, berpakaian rapi, sepatu megkilap, berdasi dengan irama rutinitas kerja yang jelas. Ketika melongok slip gaji dia merasa seperti berpijak di awan karena gembiranya. “Jutawan” ya  Oemar Bakri adalah jutawan. Gaji yang diterima kini mencapai 2,5 juta per bulan, ya kini telah menjadi jutawan. Ini adalah gaji yang sama yang diterima oleh pegawai negeri sipil (PNS) di Indonesia setelah bekerja 20 tahun dengan golongan IV/a dengan pangkat pembina.

guru

Tapi betapa terkejutnya Oemar Bakri karena 3 hari setelah gajian istrinya meminta uang belanja dan ongkos sekolah anaknya. Mulanya ia mau marah tetapi setelah dijelaskan oleh istrinya dia jadi bengong penuh keheranan.
1. Kontrak rumah Rp. 400.000,-
2. Belanja bulanan Rp. 800.000,-
3. Bayar listrik Rp. 200.000,-
4. Bayar SPP dan sekolah anaknya 3 orang Rp. 450.000,-
5. Pegangan Oemar Bakri untuk ongkos kekantor satu bulan Rp. 500.000,-
6. Belanja sayur harian dan ongkos sekolah anak 3 hari Rp. 150.000,-
Total pengeluaran 3 hari sehabis gajian 2.500.000,-

Oemar Bakri yang telah menjadi jutawan bingung keheranan, esok pagi dan pagi-pagi berikutnya bagaimana. Iapun bertanya dalam hati” bagaimana guru-guru pns bisa hidup layak?” apalagi orang yang penghasilanya tidak jelas?
Tapi apalah artinya keluhan. Yang pasti adalah “masih ada harapan dipagi menjelang”.

Komentar
  1. ABDUL AZIZ mengatakan:

    Assalamu’alaikum,

    Wah saya tidak bisa ngomong soal ini mah. Yang penting kita harus bersyukur. Kita masih diberi kesempatan untuk mengabdi kepada umat.

    Terima kasih.

    Salam dari Cianjur

  2. aiem mengatakan:

    hmm…. harusnya guru adalah pahlawan yang penuh tanda jasa…

  3. berta mengatakan:

    Kita tidak boleh melihat hidup selalu secara matematika… Hidup yang kita jalani ini bukan milik kita, sudah ada yang merencanakan dan mengaturnya. Semua sesuai dengan keinginanNya dan bukan keinginan kita. Jalani saja apa yang mesti kita jalani. Bukankah selama ini sudah hidup dari masalah yang selalu hadir dalam hidup kita.

  4. Slamet Haryanto mengatakan:

    Salam kenal..

    • masojrat mengatakan:

      salam kenal kembali bang, terimakasih

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s